slide show
Dosen USB Latih UMKM Ubah Limbah Kotoran Ayam jadi Pelet Ikan Lele
Ditulis oleh Swastika Ardhana R.   
Jumat, 15 September 2017 16:17

Sebagai salah satu wujud dari Tri Dharma Perguruan Tinggi yakni Pengabdian kepada masyarakat, Dosen Universitas Setia Budi Surakarta melaksanakan Program Iptek Bagi Masyarakat (IbM) yakni Solusi Pakan Lele Bagi Kelompok Budidaya Lele Mina Usaha Tani dari Limbah Kotoran Peternakan Ayam Kelompok Peternak Ayam Mulya Jaya. Dengan mendapatkan pendanaan dari Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat DIKTI, kegiatan pengabdian yang berlangsung pada Bulan Agustus lalu tersebut melibatkan 2 mitra pengabdian yakni kelompok budidaya ikan lele Mina Usaha Tani dan Kelompok Ternak Ayam Petelur Mulya Jaya, yang berada di Desa Doplang, Teras, Boyolali.


Ketua Tim Pengabdian, Guruh Sri Pamungkas, S.Pt., M.Si., mengungkapkan bahwa Pokdakan Mina Usaha Tani adalah pembudidaya lele andalan Jawa Tengah dan DIY, yang panennya per harinya bisa mencapai 5-7 ton dan 100% terserap oleh pasar. Dalam proses budidayanya, sekitar 80 % pengeluaran usaha budidaya adalah pada pakan. Apabila bisa menekan harga pakan maka keuntungan pembudidaya ikan juga akan meningkat.


Sementara itu, di Desa Doplang, Teras, Boyolali juga terdapat Kelompok Ternak Ayam Petelur Mulya Jaya menghasilkan limbah kotoran ayam yang cukup banyak. Selain menjadi sumber penyakit bagi ternak itu sendiri, limbah kotoran ayam juga menjadi pencemar udara yang bisa mengganggu pernafasan. Jadi perlu ada pengelolaan limbah kotoran ayam agar tidak menjadi pencemaran lingkungan.

                      

Melihat 2 potensi besar tersebut, Guruh Sri Pamungkas, S.Pt., M.Si., bersama 2 dosen USB lain yakni Dian Kresnadipayana, S.Si, M.Si. dan Tri Mulyowati, SKM., M.Sc., berinisiatif untuk melakukan kegiatan alih teknologi pembuatan pakan ikan lele dari limbah kotoran ayam. Kegiatan dilakukan dengan cara memberikan penyuluhan dan pelatihan kepada kelompok tentang bahan pakan, formulasi pakan, analisa pakan secara sederhana, penanganan limbah (dampak kotoran yang dibiarkan) dan pemanfaatan limbah kotoran sebagai bahan pakan ikan lele.

Melalui alih teknologi tersebut, kelompok pembudidaya ikal lele bisa memperoleh Pakan murah dan berkualitas. Murah karena bahan baku berasal dari Kelompok Peternak Ayam Mulya Jaya yang selama ini limbahnya hanya dibuang dan menjadi pencemaran lingkungan baik udara maupun air. Berkualitas karena tetap mempertimbangkan aspek kandungan nutrisi dari bahan yang akan dipakai dalam formulasi pakan.

Selain memberikan penyuluhan dan pelatihan, Tim Pengabdian juga menyerahkan mesin dan melakukan uji coba mesin pencetak pelet. Kegiatan IbM ini diharapkan bisa menjadi contoh bagi peternak ikan lele lain agar bisa membuat pakan ikan sendiri dari bahan baku yang ada di sekitar, bahkan bisa berasal dari limbah. Sehingga lingkungan menjadi lebih bersih dan sehat serta dapat menaikkkan nilai dari limbah tersebut.

 


Copy Right © 2011 < SiManis - Puskom - USB >. Valid XHTML and CSS.

Hati-Hati Terhadap Modus Penipuan Dengan Mengatasnamakan Universitas Setia Budi