slide show
USB Lantik 155 Apoteker Baru
Ditulis oleh Swastika Ardhana R.   
Senin, 18 September 2017 16:04

Sebanyak 155 Apoteker Universitas Setia Budi Surakarta dilantik dan disumpah di hadapan Dekan Fakultas Farmasi, Ketua Komite Farmasi Nasional, dan Pengurus Daerah Ikatan Apoteker Indonesia. Pelantikan dan pengambilan Sumpah ini adalah yang ke-32 bagi Program Profesi Apoteker, Fakultas Farmasi Universitas Setia Budi. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Prodi Apoteker Fakultas Farmasi USB, Dewi Ekowati, M.Sc., Apt. dalam Laporan Pendidikan pada acara Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Apoteker Angkatan XXXII, Rabu (13/9) di Gedung Wanita Sasana Krida Manahan Surakarta.

 

Pada tahun akademik 2017/2018 Program Profesi Apoteker, Fakultas Farmasi Universitas Setia Budi sudah mencapai angkatan ke XXXIV. Sampai saat ini Program Profesi Apoteker, Fakultas Farmasi Universitas Setia Budi telah menghasilkan lulusan sebanyak 3.469 Apoteker. “Para apoteker yang dilantik dan disumpah hari ini, sudah menempuh kegiatan akademik selama 2 semester dan Praktek Kerja Profesi Apoteker (PKPA), serta ujian komprehensif yang meliputi bidang Rumah Sakit dan Industri serta bidang Apotek,” tambah Dewi.

Sementara itu Rektor Universitas Setia Budi Surakarta, Dr. Ir. Djoni Tarigan, MBA., dalam sambutannya meminta para Apoteker Baru USB bisa menjunjung tinggi etika dan sumpah profesi, serta dapat memelihara nama baik almamater. Dikatakan Djoni, sesuai regulasi dari pemerintah maka Universitas Setia Budi juga telah menjalankan kebijakan terkait UKAI (Uji Kompetensi Apoteker Indonesia). UKAI merupakan penerapan system uji kompetensi secara nasional pada tahap akhir pendidikan apoteker untuk mengukur pencapaian kompetensi calon lulusan dalam ranah pengetahuan (kognitif), ketrampilan (psikomotor), serta sikap dan perilaku. Dengan adanya UKAI diharapkan dapat meminimalkan variasi pencapaian mutu kompetensi lulusan agar memenuhi standar kompetensi kerja dan untuk memperoleh sertifikat kompetensi Apoteker Indonesia.

Prosentase kelulusan UKAI untuk Apoteker Angkatan XXXII (yang saat ini dilatik) mengalami peningkatan yaitu sebesar 99.4% dibandingkan kelulusan Apoteker angkatan sebelumnya. Dengan semakin tingginya tingginya presentasi kelulusan UKAI, maka semakin banyak lulusan Apoteker USB yang mampu melewati batas nilai standar yang ditetapkan pihak penyelenggara.

Rektor mengungkapkan, bahwa untuk mempersiapkan UKAI, USB berupaya memasukkan mata kuliah uji kompetensi di dalam kurikulum Apoteker. Selain itu USB juga mempersiapkan sarana prasarana pendukung berupa laboratorium Computer Based Test (CBT) untuk menilai kemampuan pengetahuan calon Apoteker, serta ruangan khusus untuk Objective Structure Clinical Examination (OSCE) untuk menilai kemampuan komunikasi dan praktek calon Apoteker. Sehingga diharapkan semua mahasiswa yang dididik oleh program studi profesi apoteker USB mampu menyelesaikan pendidikan dan menjadi tenaga professional apoteker yang memenuhi standar nasional.

Dari 155 lulusan pada periode ini, 51 peserta dinyatakan lulus dengan predikat Cum Laude, 93 peserta dinyatakan lulus sangat memuaskan, dan 11 peserta dinyatakan lulus dengan memuaskan. Predikat Lulusan Terbaik diraih oleh Riskha Meilida dengan IPK 3,86 dan Rosalia Sabu Ola dengan IPK 3,86. Sementara lulusan termuda adalah Zulfatun Mahmudah dengan usia 20 tahun, 10 bulan, 24 hari dan lulusan tertua adalah Secilia Uge dengan usia 40 tahun, 11 bulan, 16 hari.

 


Copy Right © 2011 < SiManis - Puskom - USB >. Valid XHTML and CSS.

Hati-Hati Terhadap Modus Penipuan Dengan Mengatasnamakan Universitas Setia Budi