slide show
Fakultas Psikologi USB Adakan Workshop Psychopuncture
Ditulis oleh Swastika A.R., S.I.Kom   
Kamis, 11 Januari 2018 09:46

Penyembuhan atau antisipasi suatu penyakit seringkali hanya mengedepankan obyek fisik, yaitu tubuh. Padahal kesehatan jiwa atau psikis juga berpengaruh pada kesehatan fisik seseorang. Psikis yang sehat dinilai dapat memberikan energi yang positif bagi tubuh, begitu pula sebaliknya. Sebuah terapi yang mencoba menerapkan pendekatan holistic, fisik, dan jiwa adalah terapi Psychopunture. Hal tersebut disampaikan Ketua Panitia, Rosita Yuniati, M.Psi., Psi., saat membuka Workshop Psychopuncture yang diadakan oleh Fakultas Psikologi Universitas Setia Budi Surakarta pada Sabtu (6/1) di Hotel Megaland Surakarta.

 


Dikatakan Rosita, Psychopuncture merupakan perpaduan ilmu dan seni pengobatan ala Timur dan Barat mengenai kesehatan tubuh dan kejiwaan manusia. Jika akupuntur (acupuncture) merupakan terapi tusukan jarum pada tubuh manusia, pada psychopuncture tak hanya tubuh yang mendapatkan “tusukan”, tetapi juga sukmanya. “Terapi Psychopuncture ini merupakan perpaduan ilmu pengobatan China, India (ayurveda), dan psychoanalysis Freud dari Barat,” tambah Rosita. Psychopuncture tidak sekedar untuk mengobati, tetapi juga mengantisipasi berbagai gangguan kesehatan psikis dan fisik, terutama akibat ketidakseimbangan cara hidup manusia.

Dalam workshop Psychopuncture ini dihadirkan pembicara yang merupakan praktisi dalam bidang Psychopuncture yaitu dr. Tri Widyadmoko, AKP. Tema dalam workshop yang diikuti oleh akademisi psikologi, terapis, dan praktisi medis ini adalah “Psychopuncture : Terapi Psikis dan Fisik ala Timur Barat”. Melalui kegiatan ini diharapkan para peserta dapat mengetahui dan mempraktekkan terapi akupuntur tanpa menggunakan jarum.

 

 


Copy Right © 2011 < SiManis - Puskom - USB >. Valid XHTML and CSS.

Hati-Hati Terhadap Modus Penipuan Dengan Mengatasnamakan Universitas Setia Budi