slide show
Fakultas Teknik USB Kunjungi PPSDM Migas Cepu
Ditulis oleh Administrator   
Selasa, 13 November 2018 16:29

Himpunan Mahasiswa Teknik Kimia (HMTK) Fakultas Teknik Universitas Setia Budi bersama dengan mahasiswa semester 3 melakukan kunjungan ke Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi (PPSDM Migas) Cepu di Blora, Jawa Tengah beberapa waktu yang lalu. Kunjungan tersebut dilakukaan saat PPSDM sedang dalam maintenance dan off production

 


Dalam kunjungan tersebut, mahasiswa didampingi oleh Ketua Program Studi S1 Teknik Kimia, Dewi Astuti Herawati, S.T, M.Eng. dan Dosen PIK, Dr.Supriyono, S.T, M.T., dapat menyaksikan langsung industri Migas secara lebih dekat dengan berbagai alat-alat yang terbuka selama masa maintenance. Setelah masa maintenance berakhir, seluruh komponen alat akan ditutup rapi untuk kemudian dipergunakan dan beroperasi kembali. Kepala PPSDM Migas Cepu, Ir. Wakhid Hasyim, M.T., mengatakan bahwa kunjungan ini tergolong sebagai kesempatan langka karena pabrik hanya akan melakukan maintenance selama tiga tahun sekali selama satu bulan dan pihak luar biasanya tidak diperkenankan memasuki area produksi.

Para Mahasiswa juga berkesempatan melihat kantor operasi kilang minyak di PPSDM Migas Cepu, yang merupakan kilang minyak terkecil sekaligus tertua di Indonesia. Kilang ini difokuskan sebagai sarana pendidikan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia pada bidang peminyakan.

Unit yang pertama kali dikunjungi oleh mahasiswa adalah bagian Furnace. Sebagian besar furnace yang beroperasi pada kilang ini merupakan peninggalan Belanda yang memiliki efisiensi kecil dan ruang kecil, namun komponen alat masih kokoh untuk bisa terus beroperasi hingga kini. Furnace dilapisi dengan bata tahan api (Refraktori) yang berwarna putih saat kondisi dingin. Untuk mendinginkan furnace dibutuhkan waktu sekitar satu minggu sebelum dilakukan maintenance.

                        

Proses utama pada kilang minyak ini adalah pada alat destilasi. Menurut sejarahnya, destilasi didasari oleh pengamatan terhadap air hujan. Dimana seluruh air di permukaan bumi menguap, kemudian tertampung dalam bentuk awan, terkondensasi, sebelum akhinya jatuh sebagai air hujan. Peristiwa tersebut merupakan konsep yang paling dasar dari proses destilasi ini. Dalam industri pun pasti terdapat banyak masalah di dalamnya. Salah satu contohnya ialah, seringkali ditemukan kandungan sulfur pada bahan baku mentah. Sulfur yang ada akan merugikan produksi karena akan menimbulkan kerak dan apabila dilakukan terus menerus, akan merusak alat yang ada. Salah satu solusi yang dilakukan adalah dengan mengalirkan amoniak dalam sistem, agar sulfur dapat terikat dan menghasilkan HCl + Nitrogen Sulfida.

Diakhir kunjungan, para mahasiswa dibawa ke bagian kantor pengendali kilang. Di dalam kantor, terpasang komputer berukuran besar yang menggambarkan Process Flow Diagram pabrik. Meski demikian, tidak semua sistem dapat dilihat dari komputer. Secara berkala, pengecekan langsung selalu dilakukan setiap harinya. Usai mengunjungi bagian kilang minyak, Kepala PPSDM Migas Cepu, Ir. Wakhid Hasyim, M.T. mengajak mahasiswa untuk mengunjungi bagian pusat energi (Power Plant) di PPSDM Migas Cepu. Melalui kunjungan ini mahasiswa juga diperlihatkan bahwa dalam industri selalu terdapat lebih dari satu alat yang dicadangkan untuk berjaga-jaga apabila alat yang sedang digunakan mengalami kerusakan, sehingga produksi dapat terus berlangsung.

 

 


Copy Right © 2011 < SiManis - Puskom - USB >. Valid XHTML and CSS.

Hati-Hati Terhadap Modus Penipuan Dengan Mengatasnamakan Universitas Setia Budi