"Excellent Phlebotomists: Workshop for Future Lab Experts"


Dalam rangka untuk terus mengasah intelektual serta keterampilan dan skill mutlak yang harus dimiliki oleh seorang Tenaga Kesehatan Ahli Teknologi Laboratorium Medik, Fakultas Ilmu Kesehatan menyelenggarakan kegiatan Workshop Phlebotomy dengan tema "Excellent Phlebotomists: Workshop for Future Lab Experts" pada Sabtu (25/01/2025) di Riyadi Palace Hotel Surakarta. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa D3 Analis Kesehatan dan D4 Analis Kesehatan, Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Setia Budi.

Ketua penyelenggara, Rumeyda Chitra Puspita, S.ST., MPH., meyampaikan bahwa phlebotomy merupakan kegiatan pengumpulan sampel darah untuk diperiksa secara laboratorium. Keahlian flebotomi bagi tenaga kesehatan, khususnya tenaga Analis Kesehatan/Ahli Teknologi Laboratorium Medik (ATLM) dinilai sangat penting. Phlebotomy merupakan metode pengambilan sampel darah dengan cara melubangi darah vena subcutis. Phlebotomis harus melaksanakan tugasnya dengan kompeten, yaitu pada saat mengumpulkan sampel darah harus dengan sikap terampil, aman dan dapat dipercaya. Tujuan dari phlebotomy sendiri adalah memperoleh sampel darah dalam volume yang cukup untuk pemeriksaan yang dibutuhkan dengan memperhatikan pencegahan interfensi preanalisis, memasukkannya ke dalam tabung yang benar, memperhatikan keselamatan dan dengan sedikit mungkin menimbulkan ketidaknyamanan pada pasien.


Seiring dengan semakin berkembangnya dunia modern, maka pelayanan kesehatan juga dituntut untuk semakin profesional. Phlebotomis sebagai salah satu pelayanan kesehatan yang berada di garis depan pelayanan laboratorium harus melengkapi dirinya dengan kompetensi dalam bidangnya dan mengerti aspek hukum dan etika, sehingga dapat memberikan pelayanan prima. Seorang phlebotomis atau tenaga kesehatan yang terlatih serta tersertifikasi untuk melakukan pengambilan darah menjadi orang yang sangat penting karena menempati posisi awal dalam rangkaian proses pemeriksaaan tes laboratorium. Posisi awal ini berada di dalam pengawasan program pemantapan mutu hasil laboratorium sehingga tugas yang dilaksanakan seorang phlebotomis akan mempengaruhi mutu hasil tes.

Rumeyda menambahkan bawah kegiatan sekaligus sebagai implementasi Project Based Learning (PBL) mata kuliah Teknik Sampling dan Flebotomi, agar seluruh peserta dapat meningkatkan soft skill-nya dalam melakukan phlebotomy dan permasalahan-permasalahan yang akan terjadi.