Tim Pengabdian Masyarakat Universitas Setia Budi (USB) kembali menggelar kegiatan EduEcoGreen: Edukasi Pemilahan Sampah dan Workshop Pengolahan Sampah Rumah Tangga bagi Ibu-ibu PKK RT 01 RW 29 Ngemplak, Kelurahan Mojosongo, Kecamatan Jebres, Kota Surakarta. Kegiatan berlangsung pada Minggu, 28 Juni 2026 pukul 15.30 WIB di Rumah Ibu Rumi, RT 01 RW 29 Ngemplak, Mojosongo.
Workshop ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengelola sampah rumah tangga secara mandiri melalui penerapan prinsip Reduce, Reuse, Recycle (3R) serta pengolahan sampah organik menjadi produk yang bermanfaat.
Materi disampaikan oleh Dr. Dian Kresnadipayana, S.Si., M.Si., dosen Universitas Setia Budi sekaligus narasumber pada kegiatan pengabdian masyarakat. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan bahwa persoalan sampah tidak dapat diselesaikan hanya dengan mengandalkan pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat mulai dari tingkat keluarga.
"Pemilahan sampah merupakan langkah pertama yang sangat penting. Apabila setiap rumah tangga mampu memisahkan sampah organik, anorganik, dan residu, maka volume sampah yang dibuang ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) dapat berkurang secara signifikan," ungkap Dr. Dian.
Selain memberikan edukasi mengenai pentingnya pemilahan sampah, peserta juga mendapatkan pelatihan praktik pengolahan sampah organik rumah tangga. Sisa makanan, sayuran, buah-buahan, dan dedaunan diperkenalkan sebagai bahan yang dapat diolah menjadi kompos sehingga memiliki nilai guna bagi tanaman dan lingkungan.
Suasana workshop berlangsung interaktif. Ibu-ibu PKK antusias mengikuti sesi diskusi dan berbagi pengalaman mengenai pengelolaan sampah di lingkungan tempat tinggal mereka. Berbagai pertanyaan mengenai teknik pemilahan sampah, pembuatan kompos, hingga upaya membangun kebiasaan masyarakat untuk tidak mencampur sampah menjadi pembahasan yang menarik selama kegiatan berlangsung.
Tim Pengabdian Masyarakat Universitas Setia Budi berharap masyarakat, khususnya Ibu-ibu PKK sebagai penggerak keluarga, dapat menjadi agen perubahan dalam membangun budaya hidup bersih dan ramah lingkungan. Pengelolaan sampah yang dimulai dari rumah diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang lebih sehat, mengurangi pencemaran, serta mendukung terwujudnya kawasan permukiman yang berkelanjutan.
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Universitas Setia Budi dalam melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui pengabdian kepada masyarakat yang memberikan solusi nyata terhadap permasalahan lingkungan.

INDONESIA
ENGLISH