Sejarah

Yayasan Pendidikan Setia Budi didirikan berdasarkan Akta Notaris Ruth Karliena, SH., Surakarta Nomor 184 tanggal 22 April 1985 oleh keluarga Drs. Yahya Andrianto dan diperbaharui melalui Akta Notaris Djedjem Widajaja, SH., MH., Jakarta Nomor 39 tanggal 21 Februari 2002 dengan pendiri dan pengurus menjadi keluarga DR. Soejarwo.

Perjalanan institusi ini bermula dari berdirinya Akademi Analis Kesehatan berdasarkan SK Menteri Kesehatan RI Nomor 112/KEP/DIKLAT/KES/83 tanggal 21 Juli 1983 dan terus berkembang dengan didirikannya:

  • Akademi Analis Farmasi berdasarkan SK Menteri Kesehatan RI Nomor 2646/Kep/Diknakes/VIII/1987 tanggal 12 Agustus 1987 dan berubah nama menjadi Akademi Analis Farmasi dan Makanan berdasarkan surat Departemen Kesehatan RI Nomor DL.02.01.1.1.3099 tanggal 29 September 1997.
  • Akademi Teknik Kimia berdasarkan SK Mendikbud RI Nomor 0125/O/1989 tanggal 8 Maret 1989 dengan Program Studi DIII Analis Kimia, kemudian berubah menjadi Sekolah Tinggi Teknik Kimia Surakarta berdasarkan SK Mendikbud RI Nomor 103/D/O/1994 tanggal 19 Desember 1994 dengan Program Studi S1 Teknik Kimia, S1 Farmasi, D3 Analis Kimia, D3 Teknik Kimia Pangan, dan D3 Teknik Kimia Farmasi, dan selanjutnya menjadi Universitas Setia Budi berdasarkan SK Mendikbud RI Nomor 77/D/O/1997 tanggal 11 November 1997 dengan lima fakultas yaitu Fakultas Farmasi, Fakultas Teknik, Fakultas Biologi, Fakultas Psikologi, dan Fakultas Ekonomi.
  • Akademi Teknik Gigi berdasarkan SK Menteri Kesehatan RI Nomor HK.00.06.1.1.3046 tanggal 9 Juli 1992.
  • Akademi Farmasi berdasarkan SK Menteri Kesehatan RI Nomor HK.00.06.1.1.347.2 tanggal 2 Februari 1998.

Berdasarkan izin Dirjen Dikti RI Nomor 3954/D/T/2001 tanggal 28 Desember 2001, penyelenggaraan Program Studi D3 Analis Kesehatan, D3 Analis Farmasi dan Makanan, serta D3 Farmasi resmi terintegrasi ke dalam Universitas Setia Budi.