
Dalam rangka meningkatkan kesadaran dan keterampilan masyarakat dalam mengelola sampah rumah tangga secara berkelanjutan, Tim Pengabdian Masyarakat Universitas Setia Budi menyelenggarakan kegiatan Workshop Pengolahan Sampah Organik Rumah Tangga bagi Ibu-ibu PKK RT 04 RW 13 Dempo, Kelurahan Mojosongo, Kecamatan Jebres, Kota Surakarta, pada Minggu (21/06/2026) pukul 15.30 WIB di Pos Ronda RT 04 RW 13 Dempo Mojosongo.
Kegiatan ini diikuti oleh anggota PKK dan warga setempat yang memiliki kepedulian terhadap kebersihan lingkungan serta pengelolaan sampah rumah tangga. Workshop bertujuan memberikan pemahaman dan keterampilan praktis dalam memilah sampah serta mengolah sampah organik menjadi produk yang bermanfaat dan bernilai ekonomi.
Materi edukasi disampaikan oleh Dr. Dian Kresnadipayana, S.Si., M.Si., dosen Universitas Setia Budi sekaligus pegiat lingkungan, yang menjelaskan pentingnya pemilahan sampah sejak dari sumber. Dalam paparannya, Dr. Dian menekankan bahwa sampah rumah tangga merupakan permasalahan yang dapat diselesaikan apabila masyarakat memiliki kesadaran untuk memilah sampah organik, anorganik, dan residu secara benar.
“Pengelolaan sampah yang baik harus dimulai dari rumah. Sampah organik yang selama ini dianggap tidak bernilai dapat diolah menjadi kompos dan produk ramah lingkungan yang bermanfaat bagi tanaman serta mengurangi volume sampah yang dibuang ke tempat pembuangan akhir,” jelas Dr. Dian.

Materi selanjutnya disampaikan oleh D. Andang Arif Wibawa, S.P., M.Si., yang memberikan pelatihan teknis mengenai pengolahan sampah organik rumah tangga. Peserta memperoleh pengetahuan tentang pemanfaatan sisa makanan, daun kering, dan limbah organik lainnya menjadi kompos yang dapat digunakan untuk kebutuhan rumah tangga maupun kegiatan penghijauan lingkungan.
Workshop berlangsung interaktif dengan sesi diskusi dan tanya jawab. Para peserta menunjukkan antusiasme tinggi dengan berbagi pengalaman terkait pengelolaan sampah di lingkungan masing-masing serta berdiskusi mengenai solusi yang dapat diterapkan di tingkat rumah tangga.
Melalui kegiatan EduEcoGreen ini, diharapkan Ibu-ibu PKK sebagai motor penggerak keluarga dan lingkungan dapat menjadi pelopor dalam penerapan gaya hidup ramah lingkungan, khususnya dalam pemilahan dan pengolahan sampah rumah tangga. Selain menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat, langkah ini juga mendukung program pengurangan sampah dan pembangunan berkelanjutan di Kota Surakarta.
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Tim Pengabdian Masyarakat Universitas Setia Budi dalam mendukung peningkatan kualitas lingkungan hidup melalui edukasi, pemberdayaan masyarakat, dan penerapan teknologi tepat guna yang mudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

INDONESIA
ENGLISH